Propertypreneur

Menjadi Entrepreneur dalam Bidang Property

Memahami Pengaturan Waktu Investasi Tanah

Pembahasan kita kali ini yaitu memahami pengaturan waktu investasi tanah. Kebanyakan orang yang berencana membeli aset tanah atau pemilik aset tanah memiliki prinsip tertentu. Prinsip tersebut seperti, membeli properti seperti tanah dengan harga yang rendah dan menjual dengan harga tinggiā€¯. Artinya, pengaturan waktu yang tepat adalah faktor penentu dalam memiliki aset tanah yang akan dipakai sebagai investasi.

Memahami Pengaturan Waktu Investasi Tanah

Memahami Pengaturan Waktu Investasi Tanah

Sudah dipahami bersama bahwa sifat dasar investasi properti terutama tanah yaitu bersifat jangka panjang atau lebih dari 5 tahun. Selain itu, properti (tanah) dianggap sebagai investasi yang tak likuid atau sulit dicairkan dalam bentuk uang tunai dalam waktu cepat. Ditambah lagi, seringkali kita melihat banyak orang dengan mudahnya membeli tanah, namun mengalami kesulitan ketika akan menjualnya kembali. Beberapa kasus justru terjadi transaksi yang merugikan karena properti (tanah) dijual lebih murah daripada waktu membelinya.

Spekulasi tanah memerlukan kewaspadaan yang lebih besar terhadap pengaturan waktu investasi tanah. Hal ini dikarenakan kebanyakan tanah jarang memberikan penghasilan selama periode kepemilikan. Makin panjang periode kepemilikan sebenarnya semakin rendah hasil (yield) tahunan investasi tanah tersebut. Kecuali bila pada waktu-waktu mendatang akan ada perencanaan kota yang spektakuler di daerah tersebut. Dengan begitu, bisa melambungkan nilai dan harga tanahnya.

Tapi, bila tanah tersebut mudah disewakan pada pihak lain meskipun dengan harga sewa murah. Ini akan jauh lebih menguntungkan daripada harus dijual kembali pada harga wajar. Mengapat demikian?

Penyewaan tanah dalam jangka yang panjang bisa memberikan pemilik sebuah aset yang bisa dikapitalisasi. Pada waktu yang bersamaan, pihak tersebut bisa mengajukan pinjaman pada bank pinjaman guna membuka bisnis lain. Misalnya saja untuk membuka tempat usaha, dengan sertifikat tanah tersebut sebagai agunannya. Jadi, pemilik masih punya tanah yang disewakan sekaligus memperluas portofolio investasinya.

Penguasaan Tanah Skala Besar

Khusus penguasaan tanah dalam skala besar yang dimiliki perusahaan, yang sudah mengantongi Izin Lokasi (IL) maka pengaturan waktu jadi krusial. Hal tersebut dijelaskan dalam Peraturan Menteri Agraria / kepala BPN No. 2 Tahun 1999 tentang Pemberian Izin Lokasi. Jangka waktu kepemilikannya diatur sebagai berikut :

  • IL seluas sampai dengan 25 hektare yaitu 1 tahun.
  • IL seluas lebih dari 25 hektare sampai dengan 50 hektare yakni 2 tahun.
  • IL seluas lebih dari 50 hektare adalah 3 tahun.

Perolehan tanah oleh pemegang IL mesti diselesaikan sesuai jangka waktu yang ditentukan. Bila dalam kurun waktu tersebut perolehan tanah belum selesai maka IL bisa diperpanjang kurun waktunya selama 1 tahun. Dengan catatan, bila tanah yang telah didapat mencapai lebih dari 50% dari luas tanah yang ditunjuk dalam IL. Sebaliknya, bila perolehan tanah tak bisa diselesaikan dalam kurun waktu tersebut. Termasuk kurun waktu perpanjangan maka perolehan tanah bukan lagi jadi hak pemegang IL.

Lalu, pada area tanah yang telah didapatkan mesti dilakukan penegasan dengan 2 (dua) cara. Pertama, diperuntukan bagi pelaksanaan investasi dengan dilakukan penyesuaian berkenaan dengan besar dan luasnya bangunan tersebut. Namun, bila masih memungkinkan bisa mendapat tanah, asalkan tanah tersebut masih ada dalam satu kesatuan. Kedua, diberikan pada perusahaan atau pihak lain yang dinilai layak dan pantas.

Demikian informasi terkait dengan memahami pengaturan waktu investasi tanah, kami harap artikel ini membantu Anda. Kami berharap artikel investasi tanah ini diviralkan biar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Tanah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Investasi Property Syariah
Investasi Property Syariah yang Menguntungkan Dunia Akhirat
Jasa Digital Marketing
Jasa Digital Marketing untuk Produk Properti
Komunitas Digital Marketing SB1M
Komunitas Digital Marketing SB1M Tepat untuk Propertipreneur
Pelatihan Digital Marketing
Pelatihan Digital Marketing Strategi Baru Pemasaran Properti
Desain Rumah Teknik Meningkat Rumah
Tips Membangun Gazebo yang Bagus
Tips Membangun Gazebo yang Bagus di Rumah
Percantik Jendela Rumah
Percantik Jendela Rumah agar Tampil Lebih Segar dan Memikat
Memilih Penjual Kubah Masjid
Tips Memilih Penjual Kubah Masjid Terbaik

Kaya dari Properti

Arsitektur Bisnis Properti Broker

Produk Properti

Kavling Siap Bangun Properti Produktif Rumah Syariah

Produk Sampingan

Buku Bisnis Herbal Produk Lain

Tipe Properti

Properti Lain Rumah Tanah
Agraria Kontrak Kerja Perizinan Properti
Perjanjian Kerja Konstruksi
Faktor Penting dalam Perjanjian Kerja Konstruksi
Kontra Kerja Konstruksi
Mengapa Perlu Kontrak Kerja Konstruksi yang Baik
Kepemilikan Tanah
Kepemilikan Tanah Harus Terdaftar di Instansi Terkait
Taman Tahfidz Firdaus Purwakarta
Taman Tahfidz Firdaus Purwakarta Investasi Properti yang Menguntungkan
Ar Radea Residence Cikarang
Ar Radea Residence Cikarang Bekasi Rumah Syariah Murah
Cahaya Alam Setu Bekasi
Cahaya Alam Setu Bekasi Kavling Strategis Non Riba
Nuansa Alam Transyogi Bogor
Nuansa Alam Transyogi Bogor Cara Cerdas Investasi Properti