Propertypreneur

Menjadi Entrepreneur dalam Bidang Property

Legalitas Hak Milik atas Kepemilikan Properti

Di postingan ini kami akan ulas tentang legalitas hak milik atas kepemilikan properti. Hak Milik (Right of Ownership) adalah hak turun-temurun, terkuat dan terpenuh yang dapat dipunyai orang atas tanah. Hak Milik ini dapat beralih dan dialihkan kepada pihak lain. Hak Milik hanya boleh dipunyai oleh Warga Negara Indonesia (WNI). Sedangkan Warga Negara Asing (WNA) berhak memperoleh Hak Milik karena pewarisan tanpa wasiat atau pencampuran harta karena perkawinan.

Legalitas Hak Milik

Legalitas Hak Milik atas Kepemilikan Properti

Demikian juga dengan WNI yang sebelumnya memiliki Sertifikat / Legalitas Hak Milik (SHM), kemudian kehilangan kewarganegaraannya. Maka wajib melepaskan hak tersebut dalam jangka waktu 1 (satu) tahun sejak diperolehnya hak tersebut atau sejak hilangnya kewarganegaraan itu.

Jika sesudah jangka waktu tersebut lewat dan Hak Milik tidak dilepaskan, maka hak tersebut secara otomatis terhapus. Karena hukum dan tanahnya menjadi milik negara dengan ketentuan bahwa hak-hak pihak lain yang membebaninya tetap berlangsung. Selama seseorang memiliki kewarganegaraan ganda (selain kewarganegaraan Indonesia), maka ia tidak dapat memiliki tanah dengan status Hak Milik.

Prinsip Undang-Undang Agraria (UUA)

Pada prinsipnya, menurut UUA Tahun 1960, bumi, air dan ruang angkasa termasuk kekayaan alam yang terkandung di dalamnya, dianggap sebagai karunia Tuhan YME. Sekaligus juga merupakan kekayaan nasional dan negara. Wewenang negara dalam mengawasi perbuatan atas kekayaan nasional ini dikuasakan pada pemerintah daerah dan hukum adat yang berlaku. Selama tidak mengganggu dan mengutamakan kepentingan nasional, serta mengindahkan dasar-dasar hukum agama.

Legalitas Hak Milik atas tanah dapat dipunyai orang per orang atau instansi dan badan hukum. Penggunaannya diawasi dan diatur menurut hukum karena setiap hak atas tanah memiliki fungsi sosial. Maka pemanfaatannya wajib didasarkan pada kemakmuran dan kesejahteraan umum. Secara khusus, setiap orang atau badan hukum yang menguasai tanah pertanian harus mengusahakan sendiri secara aktif tanah tersebut. Dengan mencegah cara-cara kekerasan menurut perundangan yang berlaku.

Hak Milik Menurut Adat

Hak Milik atas tanah yang terjadi menurut hukum adat diatur dengan peraturan pemerintah. Legalitas Hak Milik harus didaftarkan menurut ketentuan yang berlaku. Pendaftaran Hak Milik, termasuk di dalamnya karena peralihan, penghapusan dan pembebanan, menjadi alat pembuktian yang kuat mengenai terhapusnya Hak Milik. Serta sah atau tidaknya peralihan dan pembebanan hak tersebut.

Penggunaan tanah di luar perlakuan pemilik sahnya dibatasi dan diatur dalam peraturan perundangan. Termasuk ketika dijadikan jaminan utang (agunan) yang dibebani Hak Tanggungan oleh orang lain. Selain itu segala sesuatu yang terjadi pada tanah dan dapat mengubah Sertifikat Hak Milik (SHM) dan pengawasannya diatur dengan peraturan pemerintah. Sesuatu yang dapat mengubah SHM, seperti :

  • jual beli,
  • penukaran,
  • penghibahan,
  • pemindahan hak dengan wasiat,
  • pemberian menurut adat, dan
  • perubahan yang lain.

Sedangkan pemindahan Hak Milik akan batal menurut hukum dan tanahnya jatuh pada negara bila dilakukan kepada :

  • orang asing atau WNA,
  • orang yang memiliki kewarganegaraan ganda, atau
  • kepada badan hukum (kecuali yang ditetapkan oleh pemerintah)

Maka pihak-pihak lain yang membebaninya tetap berlangsung serta semua pembayaran yang telah diterima oleh pemilik tidak dapat dituntut kembali. Hak Milik ini akan terhapus ketika terjadi :

  • pencabutan hak secara hukum,
  • penyerahan secara sukarela oleh pemilik sah,
  • karena ditelantarkan, atau
  • jika tanah musnah, misalnya terkena bencana alam seperti erosi, tenggelam, dll.

Demikian info tentang legalitas hak milik atas kepemilikan properti, kami harap postingan ini bermanfaat untuk sahabat semua. Kami berharap postingan ini diviralkan agar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi :

Perizinan Properti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Investasi Property Syariah
Investasi Property Syariah yang Menguntungkan Dunia Akhirat
Jasa Digital Marketing
Jasa Digital Marketing untuk Produk Properti
Komunitas Digital Marketing SB1M
Komunitas Digital Marketing SB1M Tepat untuk Propertipreneur
Pelatihan Digital Marketing
Pelatihan Digital Marketing Strategi Baru Pemasaran Properti
Desain Rumah Teknik Meningkat Rumah
Tips Membangun Gazebo yang Bagus
Tips Membangun Gazebo yang Bagus di Rumah
Percantik Jendela Rumah
Percantik Jendela Rumah agar Tampil Lebih Segar dan Memikat
Memilih Penjual Kubah Masjid
Tips Memilih Penjual Kubah Masjid Terbaik

Kaya dari Properti

Arsitektur Bisnis Properti Broker

Produk Properti

Kavling Siap Bangun Properti Produktif Rumah Syariah

Produk Sampingan

Buku Bisnis Herbal Produk Lain

Tipe Properti

Properti Lain Rumah Tanah
Agraria Kontrak Kerja Perizinan Properti
Perjanjian Kerja Konstruksi
Faktor Penting dalam Perjanjian Kerja Konstruksi
Kontra Kerja Konstruksi
Mengapa Perlu Kontrak Kerja Konstruksi yang Baik
Kepemilikan Tanah
Kepemilikan Tanah Harus Terdaftar di Instansi Terkait
Taman Tahfidz Firdaus Purwakarta
Taman Tahfidz Firdaus Purwakarta Investasi Properti yang Menguntungkan
Ar Radea Residence Cikarang
Ar Radea Residence Cikarang Bekasi Rumah Syariah Murah
Cahaya Alam Setu Bekasi
Cahaya Alam Setu Bekasi Kavling Strategis Non Riba
Nuansa Alam Transyogi Bogor
Nuansa Alam Transyogi Bogor Cara Cerdas Investasi Properti