Propertypreneur

Menjadi Entrepreneur dalam Bidang Property

Belajar Jualan Properti bagi Pemula

Bisnis properti saat ini menjadi salah satu bisnis yang menjanjikan. Makanya banyak orang yang melakukan bisnis ini. Mereka berharap akan bisa mendulang banyak keuntungan dari bisnis properti ini. Tapi, sebetulnya bisnis ini gampang-gampang susah, maka Anda mesti tahu ilmunya dengan cara belajar jualan properti.

Jualan Properti

Belajar Jualan Properti bagi Pemula

Berikut beberapa teknik dalam jualan properti agar bisa meraih untung :

A. Tentukan Target Anda

Berapapun target Anda, harus ditetapkan diawal, misal, target 20 unit/bulan, atau 50 unit/bulan. Karena dengan target yang jelas Anda dapat mengukur strategi apakah yang akan digunakan untuk mencapai target tersebut. Target itu mesti kaku. Sedangkan cara untuk mencapainya itu fleksibel, bahkan harus disiapkan beberapa plan seperti plan A, B, C, D. Pokoknya bagaimanapun caranya mesti bisa mencapai target (namun yang pasti dengan cara yang baik dan halal).

Jualan Properti, saat ini rumusnya 17x lipat. Misalnya target closing 20 unit/bulan maka data kita minimal 340 peminat tiap bulan yang siap untuk di prospek. Lebih banyak lagi peminatnya lebih bagus. Rumus inipun tentunya harus melewati proses yang lumayan panjang. Setelah mendapatkan peminat harus langsung di follow-up dan di edukasi tentunya. Tidak hanya didiamkan saja.

Yuk! Segera tetapkan TARGET-nya lalu siapkan FORM-Onlinenya dan lanjutkan dengan Follow Up.

B. Cari Prospek dan Bangun Database

Apakah Anda saat ini punya database 1000 kontak WA? Atau kontak Email 2500 kontak? Atau tidak sama sekali? Mulai hari ini, sambil jualan properti silahkan kumpulkan semua kontak penting Anda.

a. Cara Mencari Prospek

Ada dua cara dalam mencari prospek.

1. Cara Offline

Mengumpulkan kontak yang bersumber dari kartu nama saat seminar, workshop acara reunion atau apapun itu. Intinya, setiap ketemu orang kapanpun dan dimanapun jangan lupa untuk minta datanya.

2. Cara Online

Mengumpulkan kontak / data bersumber dari formulir online atau link WA yang telah kita sebar. Link formulir / WA bisa disebar di grup-grup WA, Telegram, Facebook, Instagram. Apapun itu, pokoknya sebar link sebanyak-banyaknya. Bahkan Anda bisa sebar formulirnya dengan media iklan FB-Ads. Haram bagi Anda untuk posting dengan cara spaming alias asal posting di grup orang lain. Kalaupun mau harus minta izin dahulu ke adminnya.

Bisa juga dengan membuat artikel di website Anda tentang property kemudian disisipkan link formulir onlinenya. Bila saat ini belum punya website sendiri, Anda bisa daftar di Walang Kencana. Karena saat ini sedang ada kesempatan daftar member dan dapat Gratis Website Perumahan Anda sendiri.

b. Tahap Posting Iklan

Tahap awal jualan properti setelah Anda bikin form online atau link WA, langsung posting dan sisipkan linknya di FB Pribadi. Atau posting di akun marketplace property, IG, youtube, bisa juga Anda jalankan iklan FB Ads.

Selain itu, Anda bisa posting di grup-grup chat seperti grup WA atau grup telegram yang Anda miliki. Anda pun bisa ikut gabung di grup yang boleh iklan. Biasanya ada grup yang membolehkan ngiklan saat weekend saja. Jangan posting di grup yang tidak boleh iklan, karena itu artinya spamming. Kalau melanggar siap-siap saja ditegur admin bahkan bisa terancam dikeluarkan. Intinya cari peminat sebanyak-banyaknya.

c. Tahapan Edukasi

Setelah Anda mendapatkan data peminat yang banyak, sering-seringlah ngecek data peminat yang telah ngisi link WA / form online kita. Kemudian langsung Anda follow up via chat WA atau telpon langsung.

Proses Prospek menjadi Pembeli

Saat orang akan memutuskan untuk membeli sesuatu itu tak langsung beli begitu saja, karena ada tahapannya. Ada 6 fase yang harus dilewati namanya yaitu Customer Journey. Berikut fase jualan properti yang harus dilewati :

  • Nyadar → Awareness
  • Ngerti → Knowledge
  • Senang → Liking
  • Naksir → Preference
  • Yakin → Conviction
  • Beli → Purchase

Misalnya saat Anda mau jualan property berupa rumah Syariah. Maka Anda perlu mengedukasi target market akan pentingnya hunian yang nyaman, rumah skema syariah, dst. Proses edukasi ini bisa via WA atau website. Bila belum punya web bisa cari platform yang menyediakan Gratis Website.

Saat itu calon buyer jadi nyadar akan rumah syariah. Lalu Anda informasikan keuntungan beli rumah syariah, modelnya dan spesifikasinya bagaimana, dll. Maka calon konsumen jadi tahu dan ngerti akan properti yang Anda tawarkan. Kalau mereka tertarik dengan properti Anda, maka mereka akhirnya jadi senang sama solusi yang ditawarkan.

Hal yang harus diperhatikan saat edukasi

Saat mengedukasi jualan properti Anda ke calon buyer baik via blast WA atau Email mesti sudah mencakup berbagai materi :

Fase 1 :

Paham bahwa yang mesti dipilih yaitu KPR yang benar-benar syariah dan bebas akad bathil

  • Haramnya riba
  • KPR Riba vs KPR Bank Syariah vs KPR Syariah
  • Berbagai akad bathil atau akad bermasalah dalam KPR bank konvensional dan/atau bank syariah

Fase 2 :

Paham visi misi developer properti dan product knowledge

  • Siapa developernya (pengenalan mengenai developer properti)
  • Bagaimana visi misinya
  • Bagaimana rencana pembangunan dan potensi kedepannya
  • Detail product knowledge seperti siteplan, desain rumah, jumlah unit, detail lokasi, FAQ, list harga, cara pembayaran, dll
  • Kenapa pembelian harus via atau ikut Gathering
C. Closingkan Calon Buyer Anda

Pada tahapan jualan properti ini, pastikan sudah benar-benar teredukasi calon buyernya. Kalaupun belum, Anda bisa meyakinkan calon buyer (cabuy) untuk mengikuti “Gathering Customer” alias closingkan untuk membeli tiket NUP. Atau bisa juga mengadakan gathering terbatas yang jumlah pesertanya sedikit.

Setelah gathering selesai, masukan orang yang gathering dalam grup WA atau Telegram. Tujuannya untuk kembali mengedukasi dan menjawab keraguan cabuy sehingga angka closing yang sudah booking fee di gathering lebih tinggi dan akhirnya lanjut ke proses akad. Jika bisa handle satu-satu langsung chat 1-1 via WA.

Kenapa harus mengadakan gathering?

Karena dengan gathering, semua keraguan-keraguan konsumen akan terjawab. Bukan hanya itu, banyak yang akan didapatkan pada saat gathering di antarannya :

  • Voucer diskon dan promo harga pembukaan bagi yang membeli tiket gathering. Di mana akan jauh lebih menguntungkan bagi konsumen yang hadir.
  • Bonus tambahan informasi cara investasi sesuai syariah Islam.
  • Rahasia keberkahan dan kebahagiaan hidup.
  • Konsep perumahan.
  • Tambahan networking dan teman terbaik bagi Sahabat Fillah kedepannya (Bertemu umat muslim lainnya).
  • Mindset baru di dunia Properti.
D. Tahapan Follow Up

Setelah mengikuti acara gathering, biasanya banyak yang masih kebingungan harus ngapain. Salah satu alternatifnya bisa langsung masukan buyer Anda yang sudah booking fee ke grup WA. Ini dilakukan untuk bisa menjawab pertanyaan mereka tentang waktu survey, siapa koordinator projectnya, atau keraguan-keraguan yang masih muncul.

Pastikan saat jualan properti Anda harus terus bantu mereka hingga akad. Kalaupun batal alias gagal closing, tetap bantu juga untuk refund booking fee. Tenang saja, kalau mereka nyaman dengan Anda dan ada next project insyaAllah ia akan beli ke Anda. Niatkan menolong orang.

E. Menjaga Hubungan dengan Buyer Anda

Ini biasanya yang sering terlewatkan. Propertipreneur atau agent property saat sukses jualan properti langsung kabur kalau sudah cair. Padahal masih ada PR yaitu harus jaga hubungan dengan buyer Anda. Karena sebenarnya merekalah yang akan membuka jalan closing Anda berikutnya. Bisa dia beli lagi di project lain atau referensi ke orang lain.

Sekian info tentang belajar jualan properti bagi pemula, semoga postingan ini bermanfaat untuk kalian. Tolong postingan panduan menjadi propertipreneur ini dibagikan biar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi : Bisnis dan Investasi Properti

Bisnis Properti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Investasi Property Syariah
Investasi Property Syariah yang Menguntungkan Dunia Akhirat
Jasa Digital Marketing
Jasa Digital Marketing untuk Produk Properti
Komunitas Digital Marketing SB1M
Komunitas Digital Marketing SB1M Tepat untuk Propertipreneur
Pelatihan Digital Marketing
Pelatihan Digital Marketing Strategi Baru Pemasaran Properti
Desain Rumah Teknik Meningkat Rumah
Tips Membangun Gazebo yang Bagus
Tips Membangun Gazebo yang Bagus di Rumah
Percantik Jendela Rumah
Percantik Jendela Rumah agar Tampil Lebih Segar dan Memikat
Memilih Penjual Kubah Masjid
Tips Memilih Penjual Kubah Masjid Terbaik

Kaya dari Properti

Arsitektur Bisnis Properti Broker

Produk Properti

Kavling Siap Bangun Properti Produktif Rumah Syariah

Produk Sampingan

Buku Bisnis Herbal Produk Lain

Tipe Properti

Properti Lain Rumah Tanah
Agraria Kontrak Kerja Perizinan Properti
Perjanjian Kerja Konstruksi
Faktor Penting dalam Perjanjian Kerja Konstruksi
Kontra Kerja Konstruksi
Mengapa Perlu Kontrak Kerja Konstruksi yang Baik
Kepemilikan Tanah
Kepemilikan Tanah Harus Terdaftar di Instansi Terkait
Taman Tahfidz Firdaus Purwakarta
Taman Tahfidz Firdaus Purwakarta Investasi Properti yang Menguntungkan
Ar Radea Residence Cikarang
Ar Radea Residence Cikarang Bekasi Rumah Syariah Murah
Cahaya Alam Setu Bekasi
Cahaya Alam Setu Bekasi Kavling Strategis Non Riba
Nuansa Alam Transyogi Bogor
Nuansa Alam Transyogi Bogor Cara Cerdas Investasi Properti