Propertypreneur

Menjadi Entrepreneur dalam Bidang Property

Seluk Beluk Bisnis Properti Yang Perlu Diketahui

Apakah menjalankan bisnis properti itu hanya sesederhana beli lalu jual properti saja? Seperti Anda membeli sebidang tanah atau bangunan untuk dijual kembali. Tunggu dulu, Anda perlu tahu bagaimana seluk beluk bisnis properti sebelum memulainya.

seluk beluk bisnis properti

Seluk Beluk Bisnis Properti

Berikut ini beberapa seluk beluk bisnis properti yang perlu Anda ketahui :

Nilai Properti Selalu Naik

Seluk beluk bisnis properti yang pertama adalah nilai properti selalu naik. Anda masih ingat dengan pelajaran ekonomi yang dipelajari saat di bangku sekolah menengah. Di mana kebutuhan pokok manusia terdiri dari 3 jenis yaitu primer, sekunder, dan tersier. Tentunya Anda sekalian juga percaya bahwa kebutuhan primer-lah yang pertama kali mesti dipenuhi.

Sementara itu kebutuhan primer sendiri terdiri dari sandang, pangan, dan papan. Rumah (papan) merupakan kebutuhan primer yang diperlukan oleh setiap orang. Di Indonesia, kebutuhan akan lahan dari waktu ke waktu meningkat terus menerus.

Dengan bertambahnya jumlah penduduk tentunya membutuhkan tempat tinggal yang banyak pula. Selain itu perkembangan kegiatan ekonomi juga membutuhkan pembangunan gedung-gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, tempat rekreasi, dll. Alasan tersebut tentunya cukup buat meyakinkan Anda bahwa nilai properti tiap tahun pasti akan terus meningkat.

Tunggu dulu, walau trennya cenderung meningkat, namun Anda juga perlu mempertimbangkan masalah fluktuasi. Di lokasi tertentu, harga properti bisa saja turun bila tingkat perekonomian masyarakat di lokasi tersebut turun.

Tingkat ketergantungan para pembeli rumah sekarang bergantung pada suku bunga kredit kepemilikan rumah. Makin tinggi tingkat suku bunga yang ditawarakan, maka makin besar dana yang harus Anda bayarkan untuk kredit tersebut tiap bulannya. Dan juga dengan menurunnya kemampuan masyarakat untuk membeli rumah saat itu. Untuk alasan ini, harga properti akan cenderung menurun di saat tingkat suku bunga meningkat, begitu juga sebaliknya.

Waktu Pekerjaan Fleksibel

Seluk beluk bisnis properti selanjutnya adalah waktu kerja yang fleksibel. Ada lagi yang menarik dari peluang usaha properti. Bisnis properti ini paling pas untuk Anda yang

  • punya hobi berpergian atau jalan-jalan;
  • punya hobi nonton film atau sinetron;
  • punya kewajiban untuk mengantar dan menjemput anak pergi dan pulang sekolah tiap hari;
  • harus menyiapkan makan siang keluarga; dan
  • ingin selalu ada untuk anak dan keluarga saat mereka sakit.

Anda tahu? Bisnis ini tidak terikat waktu. Anda hanya perlu mengatur waktu pribadi dengan urusan bertemu dengan prospek (pembeli dan properti) tanpa ada batasan waktu kantoran. Dan Anda tak perlu datang tiap hari ke kantor, atau berada di belakang meja serta menunggu ada perintah, baru bekerja. Hidup dan penghasilan bisa Anda tentukan sendiri. Produktivitas dalam mencari prospek properti dan pembeli merupakan hal yang terpenting.

Meskipun demikian, Anda harus tetap jeli dalam melihat peluang. Terlebih lagi ketika Anda mau membeli tanah atau rumah. Waktu kerja / bisnis yang tak terikat jam kantor ini bisa Anda manfaatkan untuk menggali informasi mengenai properti sebanyak-banyaknya. Anda bisa mengikuti milis atau sosmed jual beli properti di internet dan terus mengamati halaman iklan di koran harian.

Relasi Luas

Seluk beluk bisnis properti berikutnya adalah jaringan luas. Seandainya Anda merupakan seseorang yang sangat suka bergaul dan bersosialisasi, bisnis properti menanti untuk digarap. Inti kesuksesan seorang pebisnis properti dipengaruhi oleh jaringan (network) atau relasi yang dipunya. Relasi Anda yang luas akan menciptakan lebih besar peluang dalam mendapatkan prospek pembeli dan properti.

Bukan tak mungkin Anda akan menemukan prospek dari kenalan Anda sesama pebisnis properti atau bahkan seorang broker properti. Kalau sudah begini keuntungan bisa dibagi dua. Bila dilihat dari alur bisnisnya, dalam kasus ini Anda sudah memotong jalur bisnis properti yang merepotkan, yakni pencarian prospek.

Risiko Terkendali

Seluk beluk bisnis properti terakhir adalah risiko yang terkendali. Bicara masalah risiko memang akan menyurutkan nyali. Namun sepanjang melakukan prosedur dan etika bisnis yang benar, maka Anda akan sanggup mengurangi resiko yang ada. Di antara resiko-resiko yang ada, yang paling sulit dikendalikan adalah persaingan yang tak sehat di lapangan.

Resiko yang besar tapi masih bisa dikendalikan adalah dari sisi properti, yaitu properti yang bermasalah. Seperti properti sengketa atau mutu bangunan yang jelek. Bila masalah tersebut terjadi maka akan membawa resiko bisnis yang besar juga. Susahnya penjualan bangunan yang bermasalah juga, bila bisa ditangani dengan baik pasti akan menghasilkan komisi yang tinggi. Maka, yang penting ialah menjunjung ketelitian dan etika dalam bergerak atau berbisnis.

Investasi Properti Syariah

Sekian informasi berkaitan dengan seluk beluk bisnis properti yang perlu diketahui, semoga artikel ini mencerahkan sahabat semua. Kami berharap artikel bisnis properti ini disebarluaskan biar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Rahasia Bisnis Properti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *