Propertypreneur

Menjadi Entrepreneur dalam Bidang Property

Mengapa Harus Investasi Tanah Sekarang Juga

Pembahasan kita sekarang ialah alasan mengapa harus investasi tanah sekarang juga. Bila membandingkan dengan jenis properti lainnya, tanah (lahan atau kavling) bisa memberikan banyak peluang dan keuntungan yang fantastis. Namun, di balik keuntungan tersebut selalu akan ada unsur lain yang melekat, yaitu kekurangan atau yang biasa disebut dengan risiko.

Mengapa Harus Investasi Tanah

Alasan Mengapa Harus Investasi Tanah

Mengapa harus investasi tanah? Dalam investasi tanah, risiko merugi punya peluang yang relatif tinggi. Misalnya, seseorang atau perusahaan yang mau beli sebidang tanah dengan harga rendah. Harapannya tentu saja sebagai aset investasi untuk masa depan yang bisa dijual kembali dengan profit yang lebih tinggi.

Untuk alasan mengapa harus investasi tanah ini sangatlah relevan dan keuntungan yang diharapkan bisa saja didapat. Mengingat harga tanah yang cenderung naik dan tak pernah turun. Bahkan untuk kota-kota besar, seperti Jakarta, Bandung, dan lain sebagainya akan mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. Khusus untuk Jakarta, kenaikkan NJOP (Nilai Jual Objek Tanah) bumi atau tanah dengan rata-rata 10 persen per tahun. Malah pada lokasi-lokasi tertentu kenaikan ini bisa mencapai 20 – 30 persen.

Namun, sebaliknya nilai tanah akan mengalami penurunan dari harga pasar saat tanah tersebut

  • Berada pada daerah resapan air,
  • Berada pada Daerah Aliran Sungai (DAS),
  • Berada pada Garis Sepadan Jalan (GSJ),
  • Tanah yang akan mengalami penggusuran untuk pembangunan fasilitas umum,
  • Tanah yang memang tak boleh untuk didirikan suatu bangunan sebab masuk ke dalam rencana pemerintah.

Hal itu terjadi karena tanah dengan kondisi di atas akan sangat sulit untuk dibeli oleh konsumen sehingga harga dipasaran akan sangat jatuh. Ini juga menjadi alasan mengapa harus investasi tanah dengan benar.

Contoh lain yang dapat merugikan pihak pemilik yaitu saat tanah tersebut tak lagi diperhatikan dan dirawat dengan benar. Bisa jadi diokupasi dan dikuasai oleh pihak yang tak bertanggung jawab. Potensi yang bisa muncul ialah keributan tentang sengketa tanah. Bila itu terjadi, tentunya bukan keuntungan yang akan Anda miliki, melainkan kerugian dan kemunculan peluang untuk kehilangan aset tanah.

Untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan tersebut, sebaiknya aset tanah harus ditelaah dari beberapa aspek. Hal ini dalam rangka menentukan apakah bisa menguntungkan atau justru merugikan. Aspek-aspek tersebut antara lain lokasi, fisik tanah, pengaturan waktu, dan juga analisis investasi yang benar. Hal ini penting agar Anda bisa mengambil keuntungan dari tanah yang akan dibeli.

Perbandingan Investasi Tanah dengan Lainnya

Mengapa harus investasi tanah bukan investasi lainnya? Jika ingin sedikit membandingkan tanah dengan investasi lainnya dari segi keuntungan dan kerugiannya maka Anda bisa melakukan analisis singkat berikut:

a. Investasi Tanah

Mengapa harus investasi tanah? Keuntungan dan kerugian ini bisa dijadikan alasan.

Keunggulan investasi tanah

  • Return yang cukup besar, bila dilihat dari kenaikan rata-rata tanah khususnya di sekitaran Jakarta.
  • Biaya pemeliharaan dari tanah ini cukup
  • Tidak perlu diasuransikan, karena tidak bisa terbakar ataupun mengalami kerusakan.

Kelemahan investasi tanah

  • Sulit untuk memperoleh atau menaikkan income tambahan dalam bentuk sewa dan lain-lain.
  • Sulit untuk dijadikan sebagai jaminan atau agunan di bank, berbeda dengan
  • Semakin besar ukuran atau luas tanahnya, maka akan semakin sulit mencari yang berminat membelinya. Karena mereka akan membutuhkan dana yang besar pula.
b. Investasi Rumah

Keunggulan investasi rumah

  • Return yang sedang saja, tetapi tetap menjanjikan. Walaupun harga per m2 lebih mahal, sekira 5 hingga 10 persen. Akan tetapi, kenaikan harga per tahun masih di bawah kenaikan harga tanah, kenaikan harga tanah berada dalam kisaran 10 hingga 25
  • Rumah lebih likuid daripada tanah karena kebanyakan orang tak mau repot membangun Sehingga banyak yang lebih suka memilih rumah yang sudah jadi, terutama yang siap dipakai.
  • Lebih mudah untuk dijadikan sebagai jaminan atau agunan ke
  • Untuk mendapatkan income tambahan dengan tingkat sedang sangat mungkin dilakukan sebab rumah bisa

Kelemahan investasi rumah

  • Nilai ekonomis bangunan rumah akan terus menyusut, apalagi kalau tidak rajin merawatnya. Penurunan ini berkisar hingga 10 persen per
  • Pembayaran PBB akan lebih mahal karena ada bangunan di atasnya.
  • Perlu diasuransikan terhadap kemungkinan terjadinya kebakaran dan kerusakan
c. Investasi Apartemen

Keunggulan investasi apartemen

  • Return yang kecil, karena hal ini disebabkan oleh adanya depresiasi (penyusutan) dari nilai bangunan yang lumayan besar. Yaitu sekitar 20 persen tiap tahun.
  • Cukup likuid, sebab untuk apartemen yang lokasinya strategis masih banyak diminati oleh banyak orang. Kalau beli rumah dengan lokasi yang strategis maka akan membutuhkan alokasi anggaran atau budget yang cukup besar. Meskipun harga apartemen per m2nya cukup mahal, namun uang yang dikeluarkan masih relatif kecil.
  • Bisa dijadikan sebagai jaminan di bank, walaupun nilainya masih relatif kecil bila dibandingkan dengan rumah (landing area).
  • Income tambahan yang cukup besar dari biaya sewa.

Kelemahan investasi apartemen

  • Adanya biaya bulanan yang meliputi biaya perawatan, listrik, dan lain sebagainya yang cukup
  • Tak bisa direnovasi semau pemiliknya kecuali hanya interior.
  • Sering menimbulkan masalah dengan unit milik orang Misalnya kebocoran kamar mandi maupun saluran pembuangan air milik orang lain, yang bisa mengakibatkan unit milik Anda juga harus diperbaiki.

Perhatikan Tata Ruang Kota

Alasan mengapa harus investasi tanah di antaranya yaitu lokasi dan tata letaknya. Untuk mengetahui apakah lokasi tanah tersebut layak dan cocok untuk dimiliki, setidaknya ada beberapa kriteria yang bisa dijadikan acuan. Pertama, lokasi tanah tersebut diketahui dan mudah untuk diakses banyak orang. Kedua, lokasi yang akan dibeli adalah kawasan yang banyak diminati orang untuk dijadikan tempat tinggal atau untuk bisnis.

Tetapi, tidaklah cukup bila hanya dengan 2 kriteria di atas. Untuk menentukan lokasi tanah yang tepat juga perlu memperhatikan regulasi tata ruang kota yang ada di wilayah tersebut. Perencanaan tata ruang kota atau biasa disebut juga dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) kabupaten atau kota. Dalam perencanaan tersebut banyak memuat aturan-aturan dan ketentuan (zoning) untuk penggunaan tanah. Selain itu juga memuat rencana bangunan ataupun pengembangan bangunan di atas tanah tersebut.

Salah satu alasan mengapa harus investasi tanah yaitu tentang perencanaan tata ruang kotanya. Dalam ketentuan RTRW yang berlaku umumnya memuat notasi seperti berikut.

  • Peruntukkan wisma,
  • Koefisien Dasar Bangunan (KDB) 70%, Koefisien Luas Bangunan (KLB) 2, dan
  • Ketinggian maksimum 4 lantai/lapis.
Perencanaan Tata Ruang Wilayah

Apabila diterjemahkan dari notasi mengapa harus investasi tanah di atas, maka penjelasanya adalah sebagai berikut.

Bahwa di atas tanah yang disebutkan tersebut cumaa diperuntukkan untuk jenis tempat tinggal atau wisma. Penggunaan tanah untuk bisnis (niaga) tak diizinkan, kecuali dengan persyaratan dan denda tertentu.

KDB adalah 70%, artinya jika lahan tersebut memiliki luas 400 m2 maka luas tapak (site) rumah yang diizinkan untuk dibangun adalah = 70% x 400 m2= 280 m2. Selebihnya, sebesar 120 m2 di peruntukkan bagi ruang terbuka atau taman.

Sementara itu, KLB sebesar 2 (dari skala 1 hingga 6), maksudnya luas rumah tersebut dapat mencapai 2 x 280 m2 (luas KDB)= 560 m2. Dalam hal ini juga bisa dikembangkan dengan maksimal ketinggian tak boleh lebih dari 4 lantai atau lapis.

Alasan lain mengapa harus investasi tanah adalah bisa dibangun sesuai kebutuhan. Bagi lahan yang direncanakan untuk dibangun properti komersial (ruko, rukan, apartemen, & hotel), notasi rencana tata kota ini menjadi perhatian serius. Hal ini dikarenakan notasi tersebut bisa dijadikan dasar perhitungan tingkat pengembalian modal investasi yang sudah ditanamkan untuk pembangunannya beserta tingkat keuntungannya.

Artinya, semakin besar luas bangunan (m2) yang dapat dibangun maka akan semakin besar pula peluang keuntungan yang akan didapat. Namun sebaliknya, semakin kecil dan terbatas bangunan yang boleh dibangun maka semakin kecil pula keuntungan yang akan didapat.

Keberadaan Tanah

Hal lain yang berkenaan dengan mengapa harus investasi tanah adalah keberadaan jalan utama atau akses jalan tol. Banyak anggapan bahwa semakin dekat kavling atau tanah tersebut ke jalan utama atau jalan tol maka akan semakin menarik. Dan juga akan semakin tinggi juga nilai ekonomisnya. Sebaliknya, untuk tanah yang jauh dari jalan utama atau jalan tol, maka nilai ekonomisnya akan relatif rendah. Hal ini dikarenakan akses orang dan kendaraan akan mengalami kesulitan dari dan untuk menuju lokasi tersebut.

Beberapa contoh kawasan perumahan dengan lokasi yang strategis yang di Bandung antara lain Perumahan Batununggal, Mekarwangi, ataupun Kota Baru Parahyangan. Perumahan-perumahan tersebut punya jarak akses ke jalan tol hanya perlu beberapa menit saja. Pada saat kawasan tersebut dibangun hingga tahun 2012, harga kenaikannya sangat fantastis.

Mengapa harus investasi tanah / kavling siap bangun Sakinah Mountain View (SMV), Bogor.

Pemesanan Kavling Syariah

Sekian informasi mengenai alasan mengapa harus investasi tanah sekarang juga, kami harap postingan ini bermanfaat buat sahabat semua. Mohon postingan investasi tanah ini diviralkan supaya semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Kavling

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *